JAKARTA - Aksi hacker yang hampir mengerjai sistem IT KPU dianggap bukan murni kesalahan hacker. Pernyataan-pernyataan yang sifatnya menantang kadang dianggap terlalu memancing emosi hacker. Untuk itu, komunitas white hacker Yogyafree mengimbau agar para hacker bisa menahan diri.
"Kami menghimbau agar seluruh jajaran member Yogyafree, maupun rekan-rekan Hacker Indonesia dari komunitas yang lain, agar menahan diri untuk tidak menganggu jalannya proses Penghitungan Suara dalam Tabulasi Nasional," ujar perwakilan moderator Yogyafree Nathan Gusti Ryan, melalui keterangannya kepada team okezone
Menurut Nathan, yang dimaksud bentuk penahanan diri adalah segala macam bentuk tindakan yang mengarah ke situs resmi KPU maupun tabulasi KPU, baik sengaja maupun coba-coba.
"Masalahnya, kelemahan security suatu sistem ataupun teknik hacking tidak jarang dilakukan hanya karena rasa penasaran dan coba-coba. Misalnya, semacam SQL Injection maupun Remote Exploit serta berbagai Penetrasi Security mengunakan BackTrack," papar Nathan.
Selain itu, moderator salah satu komunitas hacker putih, yang juga dimotori oleh Onno W Purbo ini, juga menghimbau agar para hacker tidak terpancing dengan berbagai statemen yang memancing emosi, maupun hasutan berbagai pihak dengan iming-iming tawaran yang menggiurkan untuk melakukan kejahatan internet.
"Hacker kadang mudah terpancing dengan pernyataan yang sifatnya sebuah tantangan. Hal ini akan memicu serangan yang lebih tragis, berupa DDoS Attack maupun DNS Flooding, alias membanjiri bandwidth jaringan pada target serangan. Sehingga dapat mengakibatkan koneksi atau transfer data ke server KPU menjadi sangat lamban, bahkan bisa mati total," jelas Ryan.
Untuk itu, lanjut Nathan, sebaiknya masyarakat menghormati hajat nasional ini sebagai tanggung jawab bersama dengan harapan Pemilu 2009 ini berlangsung jujur dan adil, serta mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi dalam mewujudkan Kedaulatan rakyat Indonesia.
"Karena sudah saatnya Rakyat Berdaulat," tandasnya
sekian
0 komentar:
Posting Komentar
jangan mengandung Sara